Ayah tidak harus sempurna,
tetapi kehadirannya tidak tergantikan.
Dalam Al-Qur’an, peran ayah tidak hanya tentang memberi nafkah,
tetapi juga hadir untuk membimbing, berdialog, dan memberi teladan.
Menariknya, Al-Qur’an menghadirkan banyak kisah percakapan antara ayah dan anak—
menunjukkan bahwa pendidikan dalam keluarga bukan hanya tentang perintah,
tetapi tentang komunikasi, kedekatan, dan keteladanan.
- Luqman mengajarkan tauhid kepada anaknya (QS. Luqman: 13)
- Ibrahim berdialog dengan Ismail tentang perintah kurban (QS. Ash-Shaffat: 102)
- Ya’qub berpesan kepada anak-anaknya tentang keimanan (QS. Al-Baqarah: 132)
Dari sinilah kita belajar,
ayah adalah penanam nilai, penjaga arah, dan ruang dialog
yang membentuk karakter serta jiwa anak.
Ayah: HADIR • PEDULI • MENGUATKAN
Mari kita kuatkan peran ayah dalam keluarga,
karena dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang hebat.
DPPKBPPPA